Kisah Teladan Bagaimana Hebatnya Pahala Menyantuni Janda Dan Anak Yatim

Kisah ini benar benar terjadi di Mekkah dan saya mendengarnya dari Ustadz Khalid Basalamah

Dikisahkan ada seorang ulama di Maroko di Afrika Utara. Dalam 3 hari mimpi, didatangi Rasulullah SAW. Dalam mimpi Rasulullah mengatakan jumpai di Fulan beliau adalah ahli surga karena tidak disebutkan namanya di Mekkah tinggalnya disuatu tempat di Mekkah dijelaskan Rasulullah alamat dan mungkin kalau di Indonesia RT RW sekalian. Selama bertiga hari berturut turut.

Kisah Teladan Bagaimana Hebatnya Pahala Menyantuni Janda Dan Anak Yatim

Maka Ulama Maroko tersebut langsung ke Mekkah penasaran karena sampai 3 hari berturut turut Rasulullah mengatakan itu. Setelah umrah, Beliau temui sahabat beliau di Mekkah yang juga Ulama. Apakah ada daerah ini seperti yang disebut Rasulullah. Maka Ulama Mekkah tersebut mengatakan ada. Kalau gitu kita bergegas ke sana.

Sesampainya di daerah tersebut, Ulama Maroko mengatakan ke penduduk setempat, apakah ada nama si Fulan. Kata penduduk setempat ada. Tapi maaf Anda orang alim, karena yang datang ulama ulama besar. Dan si Fulan jauh dari ketaatan. Dimana rumahnya? Disana Ya Ulama. Setelah mengetuk pintu dan mengucapkan salam. Dan menanyakan si Fulan yang dimaksud. Ma syaa Allah benar seperti yang dibilang Rasulullah. Orang itu ada. Dan si Fulan mengatakan kenapa menemuiku. Kata Ulama Maroko saya 3 hari berturut turut di datangin Rasulullah dalam mimpi menyuruh bertemu dengan kamu karena dibilang antum ahli surga.

Dan si Fulan gak percaya, karena dia merasakan tidak ada amalan yang patut dibanggakan. Tapi Ulama tersebut mengorek lebih dalam apakah ada amal yang engkau kerjakan sampai membuatmu menjadi ahli surga. Di ingat si Fulan dan baru teringat ada 1 amal yang dia lakukan beberapa bulan lalu. Ada tetangganya seorang janda dengan beberapa anak karena suaminya baru meninggal. Dan si Fulan bertekad membagikan setengah gajinya untuk tetangganya tersebut.

Nah itu amalnya yang mengantarkan engkau menjadi ahli surga. Si Fulan nangis sejadi jadinya. Ketika diajak ke Ka'bah untuk berdoa dan bersujud. Dan si Fulan bersujud dan tidak bangun lagi Husnul khatimah ma syaa Allah

Semoga kita bisa ambil hikmah dari kisah diatas dan semoga kita bisa berjumpa kelak dengan Rasulullah.

Diceritakan oleh Edwin Bonardo di FB

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel