Cara Berbisnis Yang Benar Dan Tidak Asal Action

Mau Bisnis? wow mau sekali, iapa sih yang di jaman ini tidak tertarik akan bisnis? Di masa serba sulit dan gaji sebagai karyawan dirasa semakin tidak mencukup pasti usaha sampingan ataupun merintin bisnis baru akan menjadi pilihan banyak orang untuk mencoba memenuhi kebutuhan hidupnya. Tapi tahukah kawan? banyak sekali orang yang terjebak dan oleh semangat ini. Dan akhirnya bukannya sukses tapi akan semakin terpuruk karena bangkrut dan hutang yang menumpuk. Nah bagaimana sih cara berbisnis yang benar dan tidak asal action? Ada langkah-langkahnya. Hal ini penting agar kita tidak akan semakin berat hidupnya. Mau sukses boleh tapi jangan grasa grusu.

Cara Berbisnis Yang Benar Dan Tidak Asal Action

Kesalahan Awal Dalam Memulai Bisnis

Saat akan memulai bisnis pasti kita akan terbuai dengan harapan dan mimpi bahwa bisnis kita akan sukses. Terbuai oleh kata-kata motivasi yang sering kita baca seolah-olah kesuksesan dalam bisnis itu mudah. Padahal kenyataannya bisnis itu saya berani katakan "Sulit" jujur saja bisnis itu sulit!

Kesalahan Kedua , Kita terjebak dengan jargon, Bisnis itu yang penting Action!. Nah hati-hati dengan jargon yang bisa jadi menyesatkan ini. Misalnya saja kita istilahkan begini. Kita mengendarai mobil dengan mesin yang sering mogok-mogokan karena belum di service, rem yang yang belum duperiksa, lampu mobil yang mati sebelah. Terus kita nekat pake mobil malam hari dengan tujuan keluar kota. Selain itu kita berani ngebut, Lah bagaimana kalo tiba-tiba remnya blong? Nabrak orang karena lampunya mati sebelah? Ban bocor? Sial banget kan? Nah inilah Jangan asal Action! Berhasil tidak buntung iya! sampai sini mulai paham kan.

Nah bagaimana agar bisnis kita tidak mogok ditengah jalan? Tidak rugi? Tidak terbelit hutang yang mencekik leher? Yuk kita coba bahas solusinya di bawah ini.

Cara Berbisnis Yang Benar Dan Tidak Asal Action

1. Planning Awal
.
Planning atau perencanaan itu penting sekali sobat. Rencanakan ide bisnis anda dengan matang. Misalnya saja kita survey dulu apakah jenis bisnis kita itu memiliki prospek bisnis yang menguntungkan dan profit yang potensial? Apakah masih trend di masyarakat? Seberapa besar demand atau permintaan pasar atas jenis bisnis ini? Kompetitor dan persaingan bisnis ini bagaimana?

Jika dirasa masih bisa bersaing dan masih mnguntungkan anda boleh lanjut. Jika tidak stop! ganti ide bisnis yang lain.

2. Ukur Kemampuan Modal Anda

Bisnis itu Tidak butuh Modal. pernah dengar istilah ini? tidak butuh ndasmu! hati-hati kawan ini kalimat tersebut bisa menjebakmu masuk jurang kerugian. Bisnis itu butuh modal! Sangat butuh modal! Selain modal tenaga, pikiran juga butuh Modal Uang, modal financial. Perhitungkan baik-baik berapa besar modal yang kita butuhkan untuk memulai bisnis, berapa uang yang kita miliki, seberapa jauh kita kuat membayar cicilan hutang ke bank jika akan mengajukan pinjaman? sementara kita tidak tahu bisnis kita akan berhasil atau tidak? kalo tidak laku? bagaimana?

Nah jika anda memiliki modal sendiri usahan untuk tidak meminjam uang pada pihak lain. Cobalah dengan skala kecil dulus ebagai test case product anda,. diminati/laku tidak? jika dalam satu bulan dirasa menguntungkan anda baru boleh memikirkan pinjaman uang untuk mengenmbangkan bisnis anda dengan skala besar,

3. Batasi Ambisi Anda Di Awal Bisnis

Disaat memulai bisnis biasanya kita akan sangat bersemangat dan cenderung habis-habisan untuk menjalani bisnis tersebut. Nah ini juga harus hati-hati. wajib berhati-hati malah. Sering kali kita tidak sadar bahwa ambisi kita justru kan mencelakai kita sendiri. misalnya saja kita mengeluarkan modal habis-habisan bahkan berhutang tanpa tahu bisnis kita akan laris atau tidak. Yakin sekali bahwa bisnis kita akan sukses. Keyakinan yang membabi buta itu berbahaya.

Sebaiknya jalani step by step bisnis anda mulailah dengan skala kecil, mulailah tanpa pinjaman besar, ingatkan diri kita sendiri bahwa bisnis ini belum tentu berhasil. Amati hasilnya di awal bisnis? apakah laris atau tidak? apakah tidak laris karena kurang promosi? apakah tidak laris karena produknya kita ternyata tidak digemari konsumen? dll

4. Perhatikan Sarana Pendukung Bisnis

Saat memulai bisnis perhatikan faktor apa sajakah yang membuat bisnis anda terhambat. Misalnya saja jika anda berbisnis kuliner. Apakah lokasi bisnisnya kurang menguntungkan? kurang strategis? jika ya segeralah pindah. Apakah produk anda terlihat tidak menarik atau kurang tertlihat mata? Jika ya buatlah spanduk besar dengan aneka warna dan gambar yang menarik didepan tempat jualan anda? buatlah brosur atau pamflet dan sebagainya. Perhatikan kebersiahan tempat bisnis anda, buatlah suasana senyaman mungkin bagi konsumen.

Kesimpulan Cara Berbisnis Yang Benar

Setelah sobat membaca uraian singkat kira-kira bagaimana kesimpulannya? Ternyata bisnis itu tidak mudah bukan? Bisnis itu tidak bisa asal, Tidak bisa asal Action. Tapi hal ini bukan berarti kita menjadi takut melangkah, takut untuk memulai usaha. Yaknlah bahwa kita akan berhasil dalam berbisnis dan yakinlah bahwa kita mampu menghadapi hambatan dalam bisnis. Action itu perlu! Tapi NANTI setelah kita melakukan riset dan survey bisbis tersebut, membuat perencanaan, mengukur modal kita secara matang. Nah setelah itu kita pikirkan dan perhitungkan baik-baik barulah kita memulai action.

Disarankan dalam memulai Bisnis itu sebaiknya memiliki mentor. ikutilah pelatihan bisnis jika memang ada untuk bisnis yang anda minati. Bertanyalah pada mereka yang sudah berhasil di bidangnya. Galilah pengalaman-pengalaman bisnisnya. Tiru dan ikuti pola bisnisnya dan sesuaikan dengan bisnis anda sendiri.

Mungkin secara garis besar itulah yang bisa saya sampaikan. semoga artikel mengenai cara berbisnis yang benar, tepat dan tidak asal action ini bisa bermanfaat bagi sahabat pembaca prospek bisnis. Tetaplah melangkah dan jangn takut melangkah. Tapi melangkahlah dengan hati-hati.

Selamat berjuang dan salam sukses untuk anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel