INFO BISNIS | WISATA | MOTIVASI | KREATIFITAS

6 KESALAHAN DAN JEBAKAN DALAM MEMULAI BISNIS BAGI PEBISNIS PEMULA

Menginginkan bisnis sendiri dan memulai bisnis sendiri itu baik sekali. Bagi anda yang lelah bekerja pada perusahaan orang lain ataupun bagi mahasiswa yang ingin berdikari. Banyak sekali peluang usaha baru dan prospek bisnis yang cukup menjanjikan di era modernisasi saat ini. Bisa dikatakan hampir di semua bidang bisa kita gali sisi bisnisnya. Tapi berhati-hatilah, banyak sekali para pemula melakukan kesalahan dan terjebak kesalahan yang membuat usahanya menjadi bangkrut atau tidak bisa berjalan dengan baik. Ada 6 kesalahan dan jebakan dalam memulai bisnis bagi pebisnis pemula dan hal ini wajib kita ketahui untuk lebih waspada dalam menjalankan awal bisnis yang kita rintis. Terlepas dari itu niat usaha kita dalam menjalan ide bisnis janganlah terhenti. Keep Action bro!

6 KESALAHAN DAN JEBAKAN DALAM MEMULAI BISNIS BAGI PEBISNIS PEMULA

Kesalahan atau Jebakan batman ini sering kali dialami para pebisnis pemula yang belum berpengalaman dalam menjalankan bisnis wirausaha danbiasanya belum menjalani proses manis pahitnya perjalanan di dunia usaha. Semangat dan ambisi yang terlalu menggebu-gebu di awal merintis usaha, justru yang akan memperbesar resiko melakukan kesalahan dan masuk ke jebakan batman.

Nah, Bagi sahabat prospekbisnis.com yang mungkin kini baru merintis bisnis, waspadalah pada 6 kesalahan dan jebakan dalam memulai bisnis seperti yang diulas di bawah ini.

Banyak Pemula yang terlalu nekat asal buka usaha
Memang Bob Sadino pernah bilang bahwa bisnis yang bagus itu yang langsung dijalankan. Tapi ingat bukan yang asal buka. Tetap perhitungkan segala sesuatunya secara matang di awal misalnya saja berapa modal usaha yang kita miliki, coba sesuaikan dulu dan baru jalankan bisnis anda.
Hitunglah Modal yang sekiranya kuat untuk menopang bisnis.
Ingat ini penting! Ketika anda akan membuka usaha harus ada pertimbangan setidaknya modal yang harus tersedia harus bisa menopang kegiatan operasional minimal untuk 2 bulan ke depan, akan lebih baik untuk minimal 6 bulan kedepan. Hal ini penting karena berguna untuk mengantisipasi bisnis macet di tengah jalan karena belum memenuhi target jumlah pelanggan yang diharapkan.

Terlalu ingin unik dan tampil beda malah tak sesuai segmen pasar
Tampil beda dan unik itu memang penting dan bisa menjadi daya tarik tersendiri dan bisa terlihat menonjol dari yang lain. Namun bukan asal tampil beda. Harus logis mempertimbangkan logika keunikannya, selera pasar, dan juga bujet bisnis.

Misalnya buka warung sate dengan nama Sate amburadul dengan rasa dn tampilan yang standard saja, dari sisi nama kurang menarik dan membuat jijik dan dari rasa koq standard aja, selain itu contoh lainnya misalnya warung martabak, telur diganti telur puyuh. Kesannya memang unik dan beda tapi bagi konsumen yang hafal ini fatal karena kandungan kolesterol telur puyuh adalah yang tertinggi dibanding bebek, dan ayam.

Selain itu Konsumen yang paham pasti akan berpikir. Logika lainnya adalah dalam satu porsi martabak butuh banyak telur puyuh, yang ukurannya kecil-kecil. Bisa-bisa bujet untuk telur melebihi gaji karyawan. Blunder bukan?

Terlena Kesuksesan Sementara Karena Saat Buka Usaha Langsung Booming
Saat memulai bisnis dan ternyata menunjukkan hasil, ingat jangan sampai terlena dan lupa diri. Keuntungan yang didapat dari hasil usaha harus dikelola dengan baik, bukan langsung dipakai dan di konsumsi untuk kepentingan pribadi yang berlebihan.

Bijaksananya laba/profit yang sobat dapatkan itu di putar lagi ke dalam bisnis agar terus menghasilkan, misalnya saja untuk menambah gerai usaha lagi dan lain sebagainya. Bagi pebisnis yang berpengalaman ini adalah momen untuk memanfaatkan tren positif yang sedang dialami bisnis. Ada cara memajukan bisnis dengan cara efektif, lakukanlah dengan benar. 

Bisnis yang di push dan digenjot saat laba meningkat diharapkan dapat menambah keuntungan usaha. Namun rencana bisnis tetap harus diperhatikan. Terlalu Jor-joran menambah produksi dari laba juga belum tentu baik untuk keberlangsungan usaha.

Pamer status keberhasilan bisnis di sosmed
Inilah Jebakan pebisnis pemula yang paling menggoda, Memang penghasilan pengusaha dan pelaku bisnis memang bisa mendapatkan jauh dari gaji karyawan standard di perusahaan. Tapi, menjadi pengusaha bukanlah ajang pamer status atau penghasilan.

Saat penghasilan dan pendapatan meningkat, nafsu pamer kesuksesan bisa muncul seketika. Kita harus sadar akan hal ini dan mengendalikannya. Apalagi status pamer tersebut bukan pada tempatnya, bisnis baru dimulai dan sudah ingin berbangga hati di dunia maya sekedar untuk aktualisasi diri saja.

Sedikit nasihat saja, lebih baik tampil sederhana di depan umum tapi di dalam makmur sejahtera. Uang dari keuntungan usaha bisa diolah lagi atau diinvestasikan ke instrumen lain, misalnya properti atau reksa dana. Seandainya anda ingin menampilkannya di sosmed alangkah baiknya bukan untuk status pamer tapi lebih ke arah konteks promosi, pengenalan produk dan membangun relasi jaringan bisnis. Hal ini lebih positif dan menguntungkan. Kendalikan nafsu dan ego anda.

Terlalu cepat puas dengan keberhasilan yang didapat
Kesalahan dan jebakan dalam usaha juga bis adatang disaat usaha berjalan positif, tentunya kita pasti akan merasa lega bila segala sesuatunya berjalan lancar. Ingatlah, jangan sampai terjebak perasaan terlalu nyaman dan merasa aman. Tantangan usaha bisa datang kapan saja dan pesaing bisa muncul kapan saja.

Bisnis atau Usaha tetap harus digenjot dan dijaga. Misalnya, tetap menjalankan promosi baik di media sosial maupun konvensional. Monitoring karyawan dan tingkat omzet dll.

Konsistensi dan keseriusan dalam usaha sangat penting. Meski begitu,Tidak ada salahnya luangkan waktu dengan keluarga dalam momen tertentu untuk menikmati hasil usaha dengan liburan sekeluarga. Anda sekarang boss bagi usaha anda sendiri bukan? Nikmati hasilnya bersama keluarga.

Terburu-buru dalam mengambil keputusan
Masalah bisa datang kapan saja. Tetaplah tenang bila masalah datang. Janganlah panik dan terburu-terburu mengambil keputusan di saat masalah bisnis menimpa anda dan anda menjadi kalut karenanya. Misalnya saat pasokan bahan baku terhambat, Tidak perlu meledak dan langsung marah-marah pada pemasok.
Atau panik sendiri dan bingung karena pelanggan mulai berdatangan atau kuatir karena takut kehilangan konsumen. Pastikan untuk menghubungi pemasok, tanya alasannya. Jika terjadi hal di luar rencana, seperti jalan macet atau bencana kita harus bisa memakluminya.

Namun bila terjadi kesalahan pada suplier atau pemasok maka kita bisa menuntut tanggung jawabnya secara baik-baik. Selain itu pemasok lain pun pasti siap menerima order dari kita.
Mimpi untuk menjadi pengusaha itu mudah yang sulit itu adalah mewujudkannya. Tapi kenyataannya untuk menjadi pengusaha itu memang gampang, lakukan saja bila sarananya sudah siap. Yang sulit itu adalah memastikan kesuksesan. Dalam bisnis pasti akan ada hambatan, rintangan yang akan anda hadapi, termasuk 6 kesalahan dan jebakan dalam memulai usaha bagi pebisnis pemula yang diuarikan di atas. Sadari dan siapkan strategi bisnis anda agar progress usaha anda meningkat dan terjaga keuntungannya. Berhati-hatilah karena peluang kebangkrutan itu pasti akan selalu ada, waspadalah selalu kalau anda ingin menjadi pengusaha, bila anda sadar akan hal itu maka sudah dipastikan kesuksesan pasti akan menjadi milik anda.



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 6 KESALAHAN DAN JEBAKAN DALAM MEMULAI BISNIS BAGI PEBISNIS PEMULA