INFO BISNIS | WISATA | MOTIVASI | KREATIFITAS

Bisnis Jual Beli Tokek Dan Budidaya Tokek

Bisnis Budi daya Tokek
Pernah mendengar istilah yang diucaplan peternak tokek di televisi “Budi daya Tokek Anti Bokek” wah keren sekali ya. Harusnya ditambahi lagi istilahnya "Budi daya tokek anti bokek ga bakal kerehehe.. Kali ini admin akan mengetengahkan Bisnis jual beli tokek dan budi daya tokek yang memiliki nilai jual tinggi. Saking tingginya bahkan pernah tersiar kabar di internet tentang tokek berukuran besar yang berhasil dijual sampai milyaran rupiah. Bisnis jual beli tokek ini biasanya dijual hidup atau dalam keadaan kering. Tahukah kawan enzim tokek sangat berkhasiat sebagai obat penyakit berbahaya misalnya saja obat AIDS. Untuk masalah Budidayanya relatif gampang dan murah. Intinya hanya bertujuan bagaimana caranya membuat tokek cepat gemuk dan besar. Masalahnya adalah apakah anda jijik tokek?.. :)

Bisnis Jual Beli Tokek
Bisnis tokek alias Gekko gecko masih menarik. Meski tak seheboh beberapa tahun silam, permintaan binatang melata ini tidak surut. Selain pasar lokal, penjual membidik pasar ekspor ke China dan Taiwan. Budidaya binatang keluarga Gekkonidae ini cukup gampang.

Davied Hendra, pebudidaya tokek dari Semarang, berhasil menjadi miliarder berkat budidaya tokek. Yang paling banyak dicari adalah tokek dengan berat di atas empat ons.
Enzim tokek seberat itu sudah mengental dan bisa dijadikan obat AIDS, antraks, cikungunya, dan kanker,” ungkap dia. Selain itu Daging tokek bisa dimanfaatkan sebagai obat keperkasaan.

Harga Jual Tokek 
Harga tokek hidup juga bervariasi. "Contohnya, tokek berbobot 3,3 ons dihargai Rp 50 juta per ekor, tokek seberat 3,6 ons laku Rp 250 juta, tokek 3,8 ons dihargai Rp 750 juta, dan tokok seberat 4,2 ons dihargai Rp 2 miliar. “Saya pernah jual tokek berbobot 6 ons dengan harga Rp 5 miliar,” tutur Davied. (tokeknya sih jijik tapi kalau duitnya ga jijik khan.. haha)

Proses budidayanya gampang. Menurut Davied, yang terpenting adalah media atau kandang tokek. Kuncinya: jangan sampai memanjakan tokek. “Jangan diberi kandang yang membuat mereka terlalu nyaman untuk mlungker (tiduran),” ungkap Davied.

Tokek memiliki kemampuan adaptasi cukup tinggi terhadap ruangan. Jika berada di ruangan sempit dalam waktu lama, badan tokek akan mengecil mengikuti luas kandangnya. Otomatis, bobotnya berkurang.

Budidaya Tokek dan Bisnis Jual Beli Tokek
contoh kandang tokek horizontal

Makanya, penting membuat kandang yang horizontal, bukan vertikal. Sebab, posisi vertikal membuat tokek akan menggantung dan bisa menghabiskan energi. Akibatnya, tokek susah gemuk.

Kandang bisa dibuat dari kayu atau kawat ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, dengan papan adaptasi ukuran 12 cm x 40 cm yang diletakkan mendatar. “Fungsinya agar tokek cepat beradaptasi dengan posisi horizontal,” ungkap Davied.

Budi Daya Tokek - Atur makanannya
Sebaiknya satu kandang hanya ditempati seekor tokek. Apabila melihat temannya lebih dominan atau berkuasa, sesama tokek berantem. “Bisa juga minder sehingga tak mau makan,” kata Davied.

Kandang juga jangan terlalu gelap. “Agar tokek tidak bertapa,” ungkap Davied. Bertapa adalah istilah jika tokek diam dan tak mau makan.

Tokek raksasa seberat 64 Kg ditemukan remaja di hutan perbatasan Kalimantan Timur dan Malaysia ini kabarnya laku Rp 179 miliar – sumber nasional.kompas.com tgl 31 Agustus 2010
Tokek raksasa seberat 64 Kg  laku Rp 179 miliar

Makanan tokek juga harus variatif, seperti jangkrik, laron, kroto, kupu-kupu. Menurut Sutarjo, pebudidaya tokek dari Jakarta menyalurkan nutrisi lewat jangkrik yang akan jadi pakan si Tokek. “Saya kasih sawi, bayam, dan tauge,” ujar dia.
Bagaimana apakah anda tertarik bisnis jual beli tokek dan budi daya tokek?.. :)



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bisnis Jual Beli Tokek Dan Budidaya Tokek